And it’s all about my trip to Beijing….
Keluarga Besar Welldone tempat saya bekerja, mengadakan acara
outing kantor yang dilaksanakan pada tanggal 17-21 Agustus 2013….dan ini dia
ceritanya… :D
Sabtu 17 Agustus 2013, 20.30 WIB …
Kumpul di terminal 2E Bandara Soekarno Hatta, sudah dengan
bawaan masing-masing dan sudah dengan persiapan masing-masing untuk tidur,
karena waktu tempuh dari Jakarta ke Beijing cukup lama kurang lebih 7 jam dan
kebetulan penerbangannya malam maka sudah pasti selama perjalanan kami akan
tidur pulas….(I Hope…,mengingat 3 hari belakangan ini badan sedang tidak fit
karena flu dan batuk melanda, tapi kemarin sudah suntik vitamin C 200gr dan
minta obat flunya sama si dokter).
22.45 masuk pesawat…take off…siap-siap bobok, tapi
sehubungan dengan kursi kita di kelas ekonomi maka tempat duduknya itu
minimalis dan yak…mau disenderkan pun senderannya tingkat kemiringannya juga
minimalis.hehehe…maka tidak dapat memejamkan mata, pegel punggung, pegel kaki
juga, (saya kan ga tinggi-tinggi amatan yak,..kakinya gantung deh…)…karena itu
maka dinyalakanlah layar didepan muka….pilihpilih pilm…dapatlah pilemnya
manusia setrikaan…alias iron man 3,..hebat ya si manusia setrikaan ini pilemnya
sampe ketiga dan box opis semua,..kalo kita bikin pilem manusia kompor box opis
juga ga yaa?*ngelantur deh ah…nonton itu pilem antara ngantuk dan tidak…bosen
berantemnya sedikit…jadi pindah ke G.I Joe retaliation…eh channing tatumnya
mainnya bentar banget, maka…saya putuskan saya mau merem aja, *maksa mata merem….nihil
dengan posisi duduk tegap begitu berbagai posisi pun dicoba…
Angkat kaki, nekuk…gantung….ohhhhh….tidak, makin ga enak….lalu
towel towel temen di sebelah…minta ditemenin pindah ke belakang aja, karena
malam itu garuda kosong, kursi 20 keatas kosong…tapi yang 4 kursi berjajar
sudah penuh, sisa yang di sisi kanan kiri yang Cuma dua kursi berjajar…pasrah,
daripada kaki gantung dan leher tegap2 ga jelas…ambil bantal tetangga, tidurlah
di kursi yang berjajar dua biji itu, Alhamdulillah bisa merem barang sejam dua
jam
Bangun2…disambut sunset….wow wow…liat sunset dari pesawat…wow
wow…subhanallah…*dan dengan noraknya poto sana sini.hahahahahahaha…maaf (lebih
pada penumpang lain dan pramugari yang mesem mesem karena ga ada pilihan lain
selain maklum sama penumpang kampungan kayak saya)…saya emang norak saudara2
dan saya ga malu mengakuinya selama saya tidak mengganggu hajat hidup orang
banyak, saya enjoyyyy sekali…wakakakakakaakak…
Pesawat landing pukul 7 pagi waktu setempat…Beijing saudara
saudaraaaa….dan saya langsung membenci Beijing begitu saya masuk toiletnya yang…oh
tidak….bau sekalii…kotor sekali…dan mana tissue toilet?manaaaaaa?Beberapa teman
sudah memperingatkan sey, faasilitas umum Beijing memang tidak menjanjikan
terutama yang judulnya toilet…beruntung tissue kering, tissue basah dan toilet
seat sudah saya siapkan sejak dari Jakarta…tapi heloooo siapa yang akan nyaman
dengan kondisi toilet seperti itu?...orang sono sey pastinya….alamakjaaannnnnn…*tiga
kali tepok jidat…
Kita dijemput oleh pihak travel sana…sehubungan dengan orang
orang sana sepertinya punya obsesi menjadikan bahasa mandarin menjadi bahasa
duni jadi sepertinya jarang sekali orang bisa berbahasa lain selain bahasa
mandarin…resepsionis hotel aja ga bisa bahasa inggris….ckckckck
Kami langsung diantar ke sebuah restaurant muslim oleh si
guide yang mengaku bernama muslim sulaiman dan biasa dipanggil Sule….belakangan
jadi ragu deh dia beneran muslim ga sey?ko makannya bareng2 sama yg non muslim
dan…yak…bau…maaf…babi…terlepas dari itu mudah2an kita memang diantar ke restaurant
yang menyajikan makanan muslim meskipun sepertinya dapur masakan halal dan
haram itu jadi satu, yg itu wallahualam aja deh,…*amannya sey makan nasi sama
lauk yang dibawa sendiri kaya saya ney,…selama disana Cuma makan nasi ama rending
kalo ngga nasi sama abon…ragu gitu nyentuh makanan sana meskipun yang lain
bilang supnya enaklah…ayamnya enaklah…but who know kan?...daripada ragu
mendingan ga usah sentuh sekalian deh ya…hehehehe
Nah kita kan dapet baju seragam kan ya dari kantor…biar poto
dpan forbidden city pake baju dengan tulisan nama kantor kita gitu, maka kita
manfaatkan di restoran itu masuk ke toiletnya buat ganti baju…dan kuat-kuatan
deh kita tahan napas…katanya si sule di restoran itu toiletnya udah lumayan
bersih di banding di tempat lain…oh yesss, yang bener aja? Bersihnya dia adalah
baunya toilet di pasar tradisional…yang baunya menyerupai bau air pipis ga
disiram seabad…bayangkan baunya saudara-saudara…(buat yang jijik…maaf ya)
Selesai isi perut, bagi yang mood makan nasi dan telur
dadar, kami diantar ke tianmen…lapangan yang sudah penuh dengan lautan manusia…jadi
kalo disana tuh wajib loh jalan ke tempat2 bersejarah begitu, dan disarankan
untuk berjalan kaki, salutnya ya…warga sana itu sangat menghargai budaya mereka…ga
ada coretan tip ex di tembok2nya…ga kaya orang kita ya, ada monument seiprit
aja langsung ditulisin “susi was here”.hehehehehe…dan tata kota mereka juga
rapi, jarang sepeda motor yang kalo di Jakarta itu ribuan jumlahnya…mereka
kebanyakan pake sepeda… …tidak ada yang
buang sampah sembarangan, mereka benar-benar bisa memisahkan sampah yang bisa
di daur ulang dan tidak…saya iri dengan pengaturan yang seperti ini…kapan
Indonesia bisa begitu ya?tingkat kesadaran penduduknya akan sampah tinggi lho…di
Indonesia…masih banyak orang yang buang sampah di kali…ngenes liat kali kita
kan?gimana mau ga banjir sik?...oO…back to Beijing..*ceileh…
Dari tiananmen kita masuk terowongan bawah tanah dan keluar
di wilayah forbidden city…senyum manis dan pipi merona pink Mao Zedong menyambut kami…*sebenernya
udah keliatan dari jauh tapi lebih jelas lah ya bok diliat 10m dari putunya…aiih
Mao Zedong unyu2 sekali…*minta digampar orang Beijing…dan sekali lagi saluut…forbidden
city ini yang kita datangi sedang direnov beberapa bagian..tetap tidak
menghilangkan unsur aselinya…luas forbidden city 720.000m, 800bangunan dan ada
lebih dari 8000 ruangan…bayangkan pekerja2 yang membangunnya temans, atau tak
usah jauh-jauh bayangkan kami yang baru datang dari Jakarta pagi ini ,diisi
perutnya dengan nasi berlauk telor dadar dan mimik susu kental manis ditambah
air segentong harus mengelilinginya?ukh…kaki ini tidak sanggup…*pehlisss
deeeehhhhh baru segitu kalik fin?hahahahahah
*Kami
ditengah forbidden city…pas di foto sey senyum mesti lebar ya?pencitraan banget
sik?...senyum lebar tebar pesona…
Katanya si sule…raja jaman dulu itu selirnya banyak…*temen
cowok langsung ngiri2 bergembira…enak banget yeeee…selirnya banyak…pake ada
yang nanya selirnya banyak permaisurinya satu kan?...yaelah…plis dibold deh
selir banyak aja udah bikin kita yang cewek bilang maruk amat, apalagi kalo
permaisuri banyak?...heloooo raja?pikiran lo hebat bener sey bagi2 antara cewek
dan Negara?
Rakyat cina itu dulu menganggap raja mereka adalah dewa sey
jadi mau kelakuan raja secabul apapun mereka terima aja…ga bermaksud menghina,
tapi fikiran orang dulu ama yg sekarang kan beda…hehehehe…
Nah nah…setelah kita melewati forbidden city…*ga pake belok2
liat ruangan ya, jalan lurus aja udah bikin betis menjerit, pinggang meronta…kami
kurang tidurrrrrr (alasaaaannnnn), kami naik bis lagi menuju tempat berikutnya…restoran
muslim…ada kaligrafi lailahaillallah, tapi teteup ya saya pilih buka plastic rendang
aja.he9…selesai makan kami digiring ke silk outlet…dan alangkah takjubnya saya
dengan silk outlet ini…Bukan sama pajangan baju raja, permaisuri, selir atau
pejabat Negara tempo dulu terbuat dari sutera yang mereka pajang, bukan juga
sama ulat sutra yang mereka awetkan dalam botol…tapi saya takjub akan gigihnya
para SPG itu menarik kami satu persatu pada barang dagangan mereka…emakkkkkk
ini hari pertama kami di Beijing dan kami sudah ditodong untuk membeli selimut
sutera sama SPG yang 90% maksa ituuu… harganya sampe 1000yuan loh…oh tidak,
bekal gw aja ke Beijing Cuma 1200yuan…ini tuh yang paling murahnya lho…elus2
dompet, “isi kamu ga akan aku keluarin sampe dapet gantungan kunci Beijing,
tenang aja!”
Mereka itu maksanya bisa aja lagi, gw juga bisa aja lagi
nolaknya cukup pasang muka capek dan geleng2 plus bilang NO nO…Oh Big NOOOOO….don’t
push me!or I’ll jump…*lebayyy…kalo yang lain termasuk ibu manajer kenalah
mereka beli selimut sutera yang bisa dijadiin bantal.hehehehe…daripada kita ga
boleh keluar2 dari itu toko kan?hehehehehe
Liatin kepompong ulet sutera, serius ney mukanya….dalam
hatiii…”oooh ini nney kepompong ulat sutera!”hehehehek
Ini ney bajunya yang dari sutera…ohwow…
Abis dari silk outlet, beberapa dengan tentengan bantal
selimut sutera, beberapa pasang muka teler…kami digiring menuju Thiandi Teater,
kita sampe sana jam 5, Katanya sey sule diinform kalo pertunjukannya dimulai
jam set6 oleh si pihak teater tapi kita sampe sana pertunjukannya udah jalan…kami
masuk di tengah-tengah pertunjukan…okelah,…setidaknya kami tidak diminta
jalan-jalan jauh lagi dulu, kami duduk…pesen pop corn, sama minuman dingin…duduknya
dibangku VIP ya…5 baris dari depan…lalu kami ber uuhhh…aaaahhhh…wowooowwww liat
pertunjukan acrobatic mereka, sungguh salut…keseimbangan tubuh, konsentrasi,
tekhnik pernapasan, kekuatan tangan kaki…kepala…tannngan sampe pegel karena
terus2an tepuk tangan saking kagumnya sama pertunjukan mereka…luhaaarrrrr biasa…lumayan
jadi penghilang penat dan stress setelah dari silk outlet tadi.hehehehe
Pertunjukan menampilkan 10 lebih atraksi, di pertunjukan
pertama kami masuk pada atraksi ke 7, karena kami orangnya fair…kami sadar diri…pada
pertunjukan berikutnya kami pun keluar pada atraksi ke6…*bukan Cuma karena
sadar diri sey tapi kami ga nyaman sama bauknya.hihihihihi…
Kami butuh udara segar, si Sule ga tau kalo kami keluar
sebelum pertunjukan kedua berakhir jadi dia masih didalam sementara kami ngaso2
di depan teater sambil ngobrol dan nyicip anggur and buah peach yang dijual
sama pedagang kaki lima depan teater…peachnya enak looh…yang biasa kita makan
udah kalengan…udah dikasi pengawet, disana makan yang alami dan luhar biasa
manis…enyaaakkkkk.
Dari tiandi teater kami diantar ke hotel,…ada sedikit
masalah karena ada yang bawa keluarga…terdiri dari suami istri dan anak…jadi
mereka ditempatkan di satu kamar tapi mereka Cuma dapat tiket breakfast dua…bagaimana
ini?pihak travel sana minta kita bayar tambahannya…enak aja, kita kan udah
bayar paketnya full, jadi ada sedikit perdebatan sama si sulenya ini…untungnya sey pihak kita memang benar dan kita bisa bubuk nyaman malam itu...meskipun ada aja ya yang kabur malem-malem pengen liat kota beijing dimalam hari....saya milih berendam air hangat dan bubuk-bubuk manis saja....besok masih harus jalan jauh lagi.hehehehehehe.
Day 2....19 Agustus 2013
yeeeeee....morning beijing..dibangunkan oleh morning call dari meja resepsionis bawah dengan bahasa yang tidak saya mengerti (bahasa china tentunya) dan saya yang setengah sadar hanya bisa balas "haaaahhhhh?" lalu telpon ditutup...klik.nut nut nuttttt....selimut saya tarik lagi, tapi telepon berbunyi lagi...suara ibuk manajer bertanya: "kalian sudah bangun kan?", dengan mata setengah merem jawab: "udah ko bu" klik telpon ditutup dan langsung lari ke kamar mandi, mandi pagi...dan turun sarapannnnn...jangan sampe rombongan telat gara-gara kita kan yak?bisa diceramahin...
dan agendanya hari ini kita akan ke great wall...yes yesss....so excited!.....
.........................
..........................
.......................................
...............................................
.........................................................
kenapa saya bikin titik sebanyak itu?.....karena saya speechless, ini beneran ya si travelnya ngeselin banget!seharusnya jadwal pertama kita dipagi indah di beijing ini adalah ke greatwall bukan?yak....greatwall mana greatwall di pagi hari manaaaaa?...si sule malah bawa kita semua ke sebuah toko giok...yuhuuuu....segitunya ya?tega banget sama kita olang....
bangun pagi ini saya bersemangat karena saya ingin lihat greatwall kenapaaahhh kenapahhhh kami digiring ke toko giok....sungguh terlaluh si sule ini...
* Muka bete kita mesti tetep ceria kalo dipoto....heittttzzzz
dari toko Giok barulah kami diantar ke greatwall...yesss yesss...senaaanggggggggg
mana ya photonya?hehehehehe....ketauan banget guweh pengen pamer.hihihihi
lain kali lah ya photo2 greatwallnya....
berhubung sampai greatwall sudah siang...waktupun dibatasi hanya boleh naik selama 1jam...oh ya? satu jam?cukup apaaaaaa?
foto-foto doang dibawah greatwall gituh?....Diberi waktu hanya satu jam maka teman yang lain sibuk foto-foto saja di tempat yang kira-kira pemandangannya oke buat dishare di jerjaring sosial, saya juga gak ketinggalan tapi saya juga pengen naik keatas so....tanpa buangbuang waktu lagi saya putuskan untuk naik...satu demi satu anak tangga si tembok besar china itu, yang dibawah maaf saya punya obsesi seengganya naik sampai pos ke 3...*sok banget deh gw
hap hap hap...10 anak tangga saya naiki...liat kebawah...mesem mesem...naik lagi...10 lagi...hap hap hap...10 lagi....yok marii...10 lagi, ko eungap ya? (sesak napas)...hap hap...10 lagi ntar kalo gw pingsan siapa yang gotong?temen-temen gw pada dibawah...kan ga lucu kalo eyke jadi ikan asin di great wall..maka cari temen yang tadi naik belakangan...itu merekahhhhh....saya tungguin deh sambil ngadem..dan mengagumi pemandangan sekitar greatwall, takjub akan mereka yang membangunnya, meninggalkan anak istri dirumah untuk mengangkut batu disini...takjub dengan penderitaan mereka yang terkubur didalam greatwall ini, terpesona dengan betapa orang-orang lokal maupun mancanegara menaikinya dengan penuh semangat...bahkan banyak diantara mereka adalah anak-anak dan para manula,...Subhanallah...
Gw yang muda berasa malu....(muda disini dalam artian 20 keatas, dibawah 30...yes rait gw in the middle of those age..), mereka yang masih anak kecil dengan kulit putih memerah karena kepanasan dan berkeringat banyak masih tetap tertawa-tawa menaiki greatwall ini, mereka yang manula berpegangan pada pegangan di samping menaiki tangga demi tangga perlahan tapi mereka terlihat senang...bersemangat,...nah gw?khawatir jadi ikan asin padahal baru naik 40-50 anak tangga doang.ckckckckck....yoski!!!mari kita naik lagi...
didampingi oleh teman-teman yang sudah mencapai tempat menunggu, saya naik lagi...sayangnya saudara-saudara...waktu tidak dapat ditoleransi, waktu satu jam yang diberikan oleh si pemandu wisata sudah habis maka sampai di pos satu saya dan teman2 berfoto-foto sebentar lalu cepat turun...
Setelah dari greatwall kami diantar ke sebuah restauran muslim...meskipun tetap ya, restauran ini digabung dengan restauran yang umum disana. Tapi kali ini restaurannya cukup bersih....toiletnya pun tidak sebau yang sebelum-sebelumya....dan disini saya bisa kenyang makan, beneran lho...saya bisa makan banyak, entah karena memang lapar atau pengaruh dari bebauan yang berkurang.hehehehe...
Setelah makan...kami naik bus lagi, ke toko obat...si salesnya bicara lumayan fasih dalam bahasa...katanya udah setaun belajar di jakarta, WTF deh...yang saya tahu dia mau kita beli dia punya barang. dan saya sukses ngelamun kesana kemari selama dia menjelaskan...saya sehat! maka saya tidak butuh dia punya obat...apa itu koyo? yang ternyata masih lebih panas koyo cabe? apa itu salep ratusan yuan yang ternyata bio placenton pun bisa menyembuhkan luka semacam itu dan saya tidak berencana membakar kulit saya sendiri dengan minyak panas, besi panas atau apapun yang berhawa panas pak! maka saya tidak butuh dan tidak tertarik membeli. terima kasih. Nah dari toko obat pertama ini, rencananya mau ke summer palace, katanya summer palace itu keren banget, kalo ke Beijing tapi ga ke summer palace rugi...tapi jalanan macet dan jarak antara toko obat kami dengan summer palace memang cukup jauh, sesampainya kami di summer palace tempat itu sudah tutup. Pembelaannya sule, tadi dia telpon pihak summer palace katanya kami masih bisa masuk ternyata tidak bisa. Kecewa pasti, dan sule janji besok kami pasti akan kesana.
Kami diantar ke restauran untuk makan malam...dan ini restauran yang kali ini adalah yang ter -engga banget dibanding restauran lain. begitu saya masuk pintu depannya bau daging non halal langsung menyerang, bagi yang suka maaf ya, saya tidak maksud menjelek-jelekkan kesukaan anda, tapi saya benar2 dibuat pusing oleh bau khasnya ini...sampai saya langsung tarik nafas panjang dan menahannya sampai ke ruangan yang telah disediakan untuk kami bersantap. Dan....lumayan amaze juga sama ruangan itu. Itu ruang makan di restauran apa gudang, meja dan bangku tak terpakai ditumpuk di salah satu sudut ruangan, atap pojokan sudah menganga, bahkan ada yang tripleknya menjuntai...selera makan saya sudah hilang sejak awal, maka ya...sudah bisa ditebak saya hanya makan nasi dan membuka plastik bekal...rendang i love you!
Malam itu para ibu-ibu minta supir bis mengantar kami ke sebuah pusat perbelanjaan, ibu bos pengen ke uniqlo yang katanya besar dan baru dibuka di sebuah kawasan perbelanjaan, akibatnya kami dikenakan charges atas keinginan kami tsb...500yuan untuk tambahan waktu 2 jam sewa bis. dan sampai di kawasan itu toko-tokonya sudah tutup, aselik....kecewa berat sama si travel ini.
Malam ini memendam rasa kecewa didalam hati...lalu tertidur pulas akibat lelah dikecewakan.
Day 2....19 Agustus 2013
yeeeeee....morning beijing..dibangunkan oleh morning call dari meja resepsionis bawah dengan bahasa yang tidak saya mengerti (bahasa china tentunya) dan saya yang setengah sadar hanya bisa balas "haaaahhhhh?" lalu telpon ditutup...klik.nut nut nuttttt....selimut saya tarik lagi, tapi telepon berbunyi lagi...suara ibuk manajer bertanya: "kalian sudah bangun kan?", dengan mata setengah merem jawab: "udah ko bu" klik telpon ditutup dan langsung lari ke kamar mandi, mandi pagi...dan turun sarapannnnn...jangan sampe rombongan telat gara-gara kita kan yak?bisa diceramahin...
dan agendanya hari ini kita akan ke great wall...yes yesss....so excited!.....
.........................
..........................
.......................................
...............................................
.........................................................
kenapa saya bikin titik sebanyak itu?.....karena saya speechless, ini beneran ya si travelnya ngeselin banget!seharusnya jadwal pertama kita dipagi indah di beijing ini adalah ke greatwall bukan?yak....greatwall mana greatwall di pagi hari manaaaaa?...si sule malah bawa kita semua ke sebuah toko giok...yuhuuuu....segitunya ya?tega banget sama kita olang....
bangun pagi ini saya bersemangat karena saya ingin lihat greatwall kenapaaahhh kenapahhhh kami digiring ke toko giok....sungguh terlaluh si sule ini...
* Muka bete kita mesti tetep ceria kalo dipoto....heittttzzzz
dari toko Giok barulah kami diantar ke greatwall...yesss yesss...senaaanggggggggg
mana ya photonya?hehehehehe....ketauan banget guweh pengen pamer.hihihihi
lain kali lah ya photo2 greatwallnya....
berhubung sampai greatwall sudah siang...waktupun dibatasi hanya boleh naik selama 1jam...oh ya? satu jam?cukup apaaaaaa?
foto-foto doang dibawah greatwall gituh?....Diberi waktu hanya satu jam maka teman yang lain sibuk foto-foto saja di tempat yang kira-kira pemandangannya oke buat dishare di jerjaring sosial, saya juga gak ketinggalan tapi saya juga pengen naik keatas so....tanpa buangbuang waktu lagi saya putuskan untuk naik...satu demi satu anak tangga si tembok besar china itu, yang dibawah maaf saya punya obsesi seengganya naik sampai pos ke 3...*sok banget deh gw
hap hap hap...10 anak tangga saya naiki...liat kebawah...mesem mesem...naik lagi...10 lagi...hap hap hap...10 lagi....yok marii...10 lagi, ko eungap ya? (sesak napas)...hap hap...10 lagi ntar kalo gw pingsan siapa yang gotong?temen-temen gw pada dibawah...kan ga lucu kalo eyke jadi ikan asin di great wall..maka cari temen yang tadi naik belakangan...itu merekahhhhh....saya tungguin deh sambil ngadem..dan mengagumi pemandangan sekitar greatwall, takjub akan mereka yang membangunnya, meninggalkan anak istri dirumah untuk mengangkut batu disini...takjub dengan penderitaan mereka yang terkubur didalam greatwall ini, terpesona dengan betapa orang-orang lokal maupun mancanegara menaikinya dengan penuh semangat...bahkan banyak diantara mereka adalah anak-anak dan para manula,...Subhanallah...
Gw yang muda berasa malu....(muda disini dalam artian 20 keatas, dibawah 30...yes rait gw in the middle of those age..), mereka yang masih anak kecil dengan kulit putih memerah karena kepanasan dan berkeringat banyak masih tetap tertawa-tawa menaiki greatwall ini, mereka yang manula berpegangan pada pegangan di samping menaiki tangga demi tangga perlahan tapi mereka terlihat senang...bersemangat,...nah gw?khawatir jadi ikan asin padahal baru naik 40-50 anak tangga doang.ckckckckck....yoski!!!mari kita naik lagi...
didampingi oleh teman-teman yang sudah mencapai tempat menunggu, saya naik lagi...sayangnya saudara-saudara...waktu tidak dapat ditoleransi, waktu satu jam yang diberikan oleh si pemandu wisata sudah habis maka sampai di pos satu saya dan teman2 berfoto-foto sebentar lalu cepat turun...
Setelah dari greatwall kami diantar ke sebuah restauran muslim...meskipun tetap ya, restauran ini digabung dengan restauran yang umum disana. Tapi kali ini restaurannya cukup bersih....toiletnya pun tidak sebau yang sebelum-sebelumya....dan disini saya bisa kenyang makan, beneran lho...saya bisa makan banyak, entah karena memang lapar atau pengaruh dari bebauan yang berkurang.hehehehe...
Setelah makan...kami naik bus lagi, ke toko obat...si salesnya bicara lumayan fasih dalam bahasa...katanya udah setaun belajar di jakarta, WTF deh...yang saya tahu dia mau kita beli dia punya barang. dan saya sukses ngelamun kesana kemari selama dia menjelaskan...saya sehat! maka saya tidak butuh dia punya obat...apa itu koyo? yang ternyata masih lebih panas koyo cabe? apa itu salep ratusan yuan yang ternyata bio placenton pun bisa menyembuhkan luka semacam itu dan saya tidak berencana membakar kulit saya sendiri dengan minyak panas, besi panas atau apapun yang berhawa panas pak! maka saya tidak butuh dan tidak tertarik membeli. terima kasih. Nah dari toko obat pertama ini, rencananya mau ke summer palace, katanya summer palace itu keren banget, kalo ke Beijing tapi ga ke summer palace rugi...tapi jalanan macet dan jarak antara toko obat kami dengan summer palace memang cukup jauh, sesampainya kami di summer palace tempat itu sudah tutup. Pembelaannya sule, tadi dia telpon pihak summer palace katanya kami masih bisa masuk ternyata tidak bisa. Kecewa pasti, dan sule janji besok kami pasti akan kesana.
Kami diantar ke restauran untuk makan malam...dan ini restauran yang kali ini adalah yang ter -engga banget dibanding restauran lain. begitu saya masuk pintu depannya bau daging non halal langsung menyerang, bagi yang suka maaf ya, saya tidak maksud menjelek-jelekkan kesukaan anda, tapi saya benar2 dibuat pusing oleh bau khasnya ini...sampai saya langsung tarik nafas panjang dan menahannya sampai ke ruangan yang telah disediakan untuk kami bersantap. Dan....lumayan amaze juga sama ruangan itu. Itu ruang makan di restauran apa gudang, meja dan bangku tak terpakai ditumpuk di salah satu sudut ruangan, atap pojokan sudah menganga, bahkan ada yang tripleknya menjuntai...selera makan saya sudah hilang sejak awal, maka ya...sudah bisa ditebak saya hanya makan nasi dan membuka plastik bekal...rendang i love you!
Malam itu para ibu-ibu minta supir bis mengantar kami ke sebuah pusat perbelanjaan, ibu bos pengen ke uniqlo yang katanya besar dan baru dibuka di sebuah kawasan perbelanjaan, akibatnya kami dikenakan charges atas keinginan kami tsb...500yuan untuk tambahan waktu 2 jam sewa bis. dan sampai di kawasan itu toko-tokonya sudah tutup, aselik....kecewa berat sama si travel ini.
Malam ini memendam rasa kecewa didalam hati...lalu tertidur pulas akibat lelah dikecewakan.
Day 3....Summer Palace daaaaaannnnnn...toko obat
Lagi-lagi...before we go to the excited place we have to rogoh-rogoh kocek, bak domba gembala kami digiring k sebuah tempat dimana kami akan dipaksa untuk membeli...kali ini toko obat. Awalnya kami dikasi pijatan dikaki sementara salesman yang fasih berbahasa indonesia dan sunda berkoar didepan...sudah pasti, bikin kita tau kwalitas produknya dia dulu. setelah kaki dipijet kanan kiri kami didatangi oleh beberapa suuh...dia pakarnya baca telapak tangan, ada yang dijudge paru-parunya udah parah...dan si yang dijudge nya bingung ko saya gak mati?...temen disebelah dipaksa beli obat seharga 5jutaan demi mempermudah dia untuk hamil, so pasti ogah...we trust our lord, even if we must try but not by jugdement from the palm reader. Gak valid, ada salah satu teman yang dijudge punya kista lantas dia akan sulit punya anak, si suhunya tercengang-cengang begitu teman saya bilang dia ga ada masalah sama rahimnya, dia sudah punya anak dua malahan...nah nah kan?
yang sudah nikah ditanya punya anak atau belum? kalau belum akan dia paksa untuk beli obat agar cepat hamil. Kalau sudah punya anak dia akan memberi tahu penyakit lainnya seperti saya contohnya dijudge pencernaannya tidak baik karena....tolong bold,..karena saya kurus dan saya tampak kelaparan. jelas saya kelaparan karena disini apa yang bisa saya makan?????
tetap saja, beberapa teman ada yang membeli obat-obatan disana.
Kalau masalah obat-obatan begitu memang ada faktor kepercayaan juga sey ya? dan kadang cocok-cocokan juga....nanti saja cerita soal obat-obatan, bisa panjang dan jadinya tidak fokus...orrait...lanjutttt, dari toko obat kami ke restauran dimana tepat didepan bangku saya duduk dipajang foto babi besar sudah dibakar, dan di kedua matanya ditempeli dua buah tomat...yak yak bagi yang suka terlihat enak dan bagi saya...jujur itu bikin nafsu makan melayang layang, lupakan sajian didepan, lupakan bagaimana terlihatnya udang yang sudah matang didepan mata...lupakan itu!bahkan saya sudah lupakan bunyi keroncongan perut saya...(lagi-lagi buka plastik dendeng)....fiuhhhh.........
*di Jembatan antara satu istana dan yang lainnya
dan tahukah anda, danau ini adalah danau buatan...buatannnnnn???? danau luas ini danau buatan?
(gw manggut manggut loh....) luharrrrrrrr biasa bukan? ini adalah danau buatan, menurut sule, saat musim panas raja kan kepanasan di istananya yang terletak di forbiden city, maka dia memerintahkan pada bawahannya untuk membuat istana...dan dipilihlah wilayah itu untuk dijadikan istana musim panas...Ga heran sey kenapa raja pilih wilayah itu, karena pepohonan yang sekarang usianya udah ratusan bahkan mungkin ribuan tahun itu masih rimbun dan tumbuh subur di wilayah summer palace, anginnya pun sepai sepoi...kalo kesana cocoknya sambil mamam eskrim sey...endessssss!hahahaha...
Setelah berjalan kesana kemari didalam summer palace dan tak lupa kami berfoto-foto bersama, kami pun kelelahan serta kepanasan...lalu kami diantar ke sebuah toko perhiasan....apa ya namanya?...hmmmm,jade outlet...nah nah mungkin bagi yang suka perhiasan disana adalah surga tapi bagi saya tiidak...bukan karena saya tidak suka juga sey...saya diantara suka dan tidak, ada ulasan menarik tentang toko ini. Awalnya kami ditempatkan di sebuah ruangan, lalu dijelaskanlah oleh salah satu pelayan toko tersebut, mutiara china yang berasalah dari sebuah kerang air tawar, (saya sampe ngantuk-ngantuk dan tidak dengar penjelasan dia...) kemudian entah bagaimana, untuk lebih jelasnya kata si pelayan gurunya yang akan menjelaskan...laluuuu....masuklah seorang lelaki, usianya 30tahunan sepertinya...dia mengaku, bahwa dia adalah anak dari pemilik toko tersebut, dengan english yang a i u e o...dan keringat mengucur, dia mengaku senang dengan kedatangan kami, dan kami adalah tamu pertama yang dia jelaskan mengenai mutiara di tokonya, karena senang maka dia membagikan cincin2 yang saat itu terlihat asli...yakkkk, asli bagi saya yang tidak begitu tahu perhiasan. Awalnya kami sepakat tidak akan berbelanja di toko itu, tapi diperlakukan seperti mendapat perlakuan istimewa begitu....kami dirampok dengan senang hati...
pleuuuussssss....kami diajak ke ruangan dimana dia menyimpan sejumlah giok asli dan berfoto bersama dengannya. lalu kami dibawa ke ruangan lain tempat dia memberikan "harga istimewa" (ini dalam tanda kutip lhoooo). yang tadinya 300yuan jadi cuma 100yuan dapet 2...yessss.....strateginya berhasil, ibuk2 terperangkap ada yang sampai belanja 5500yuan....selamat....
saya saja menyesal, karena begitu saya keluar dari ruangan itu...wisatawan lain pun membeli dengan harga sama...intinya tidak ada perlakuan istimewa!
Setelah jade Outlet, kami diantar ke sebuah gedung tempat berkumpulnya pedagang kaki lima...disana kami membeli beberapa merchandise, pembatas buku, gantungan kunci, kipas...standar oleh2, sayangnya kamipun tidak bisa puas berbelanja karena waktu yang terbatas....
Setelah itu kami diantar ke hotel....besok pagi sekali kami harus sudah check out dan berangkat ke bandara...Go to Indonesia...
Day 4
Morning call pukul 04.00 pagi...mata masih berat...tidur kembali...
Pukul 04.30....mata masih berat...morning call dari ibu manajer bikin mata langsung melek dan lari terbirit birit ke kamar mandi, cuci tangan cuci kaki gosok gigi...cuci muka...bedakan dikit,, keluar kamar mandi sambil kedinginan, rupanya ac kamar saya disetel kelewat dingin...bangunin temen sekamar, tunggu sebentar, tarik koper ngacir ke lift!!!!
Biasanya laundry bag di hotel gratis kan ya, saya ambil satu dan teman saya juga ambil satu untuk bawa pakaian kotor, ternyata disana bayar 10yuan...huahahahahaha....
perjalanan pagi ke bandara lancar, macet macet dikit ga masalahlah ya....sampai di bandara kami langsung cek in, imigrasi selesai...tunggu depan boarding gate....siap meluncur kembali ke indonesia....
kalau sekarang kami diminta untuk mengisi quote...apa kesan anda tentang Beijing?...Beijing itu indah, tata kotanya luar biasa, masyarakatnya patuh pada peraturan, menghargai budayanya...lihat tembok besar china tidak ada sedikitpun coretan, lihat tembok-temboknya di perkotaan tidak ada coretan orang-orang iseng.
ingin kembali ke Beijing? tidak...kenapa? tidak ada yang menunggu saya disini.
Lagi-lagi...before we go to the excited place we have to rogoh-rogoh kocek, bak domba gembala kami digiring k sebuah tempat dimana kami akan dipaksa untuk membeli...kali ini toko obat. Awalnya kami dikasi pijatan dikaki sementara salesman yang fasih berbahasa indonesia dan sunda berkoar didepan...sudah pasti, bikin kita tau kwalitas produknya dia dulu. setelah kaki dipijet kanan kiri kami didatangi oleh beberapa suuh...dia pakarnya baca telapak tangan, ada yang dijudge paru-parunya udah parah...dan si yang dijudge nya bingung ko saya gak mati?...temen disebelah dipaksa beli obat seharga 5jutaan demi mempermudah dia untuk hamil, so pasti ogah...we trust our lord, even if we must try but not by jugdement from the palm reader. Gak valid, ada salah satu teman yang dijudge punya kista lantas dia akan sulit punya anak, si suhunya tercengang-cengang begitu teman saya bilang dia ga ada masalah sama rahimnya, dia sudah punya anak dua malahan...nah nah kan?
yang sudah nikah ditanya punya anak atau belum? kalau belum akan dia paksa untuk beli obat agar cepat hamil. Kalau sudah punya anak dia akan memberi tahu penyakit lainnya seperti saya contohnya dijudge pencernaannya tidak baik karena....tolong bold,..karena saya kurus dan saya tampak kelaparan. jelas saya kelaparan karena disini apa yang bisa saya makan?????
tetap saja, beberapa teman ada yang membeli obat-obatan disana.
Kalau masalah obat-obatan begitu memang ada faktor kepercayaan juga sey ya? dan kadang cocok-cocokan juga....nanti saja cerita soal obat-obatan, bisa panjang dan jadinya tidak fokus...orrait...lanjutttt, dari toko obat kami ke restauran dimana tepat didepan bangku saya duduk dipajang foto babi besar sudah dibakar, dan di kedua matanya ditempeli dua buah tomat...yak yak bagi yang suka terlihat enak dan bagi saya...jujur itu bikin nafsu makan melayang layang, lupakan sajian didepan, lupakan bagaimana terlihatnya udang yang sudah matang didepan mata...lupakan itu!bahkan saya sudah lupakan bunyi keroncongan perut saya...(lagi-lagi buka plastik dendeng)....fiuhhhh.........
*di Jembatan antara satu istana dan yang lainnya
dan tahukah anda, danau ini adalah danau buatan...buatannnnnn???? danau luas ini danau buatan?
(gw manggut manggut loh....) luharrrrrrrr biasa bukan? ini adalah danau buatan, menurut sule, saat musim panas raja kan kepanasan di istananya yang terletak di forbiden city, maka dia memerintahkan pada bawahannya untuk membuat istana...dan dipilihlah wilayah itu untuk dijadikan istana musim panas...Ga heran sey kenapa raja pilih wilayah itu, karena pepohonan yang sekarang usianya udah ratusan bahkan mungkin ribuan tahun itu masih rimbun dan tumbuh subur di wilayah summer palace, anginnya pun sepai sepoi...kalo kesana cocoknya sambil mamam eskrim sey...endessssss!hahahaha...
Setelah berjalan kesana kemari didalam summer palace dan tak lupa kami berfoto-foto bersama, kami pun kelelahan serta kepanasan...lalu kami diantar ke sebuah toko perhiasan....apa ya namanya?...hmmmm,jade outlet...nah nah mungkin bagi yang suka perhiasan disana adalah surga tapi bagi saya tiidak...bukan karena saya tidak suka juga sey...saya diantara suka dan tidak, ada ulasan menarik tentang toko ini. Awalnya kami ditempatkan di sebuah ruangan, lalu dijelaskanlah oleh salah satu pelayan toko tersebut, mutiara china yang berasalah dari sebuah kerang air tawar, (saya sampe ngantuk-ngantuk dan tidak dengar penjelasan dia...) kemudian entah bagaimana, untuk lebih jelasnya kata si pelayan gurunya yang akan menjelaskan...laluuuu....masuklah seorang lelaki, usianya 30tahunan sepertinya...dia mengaku, bahwa dia adalah anak dari pemilik toko tersebut, dengan english yang a i u e o...dan keringat mengucur, dia mengaku senang dengan kedatangan kami, dan kami adalah tamu pertama yang dia jelaskan mengenai mutiara di tokonya, karena senang maka dia membagikan cincin2 yang saat itu terlihat asli...yakkkk, asli bagi saya yang tidak begitu tahu perhiasan. Awalnya kami sepakat tidak akan berbelanja di toko itu, tapi diperlakukan seperti mendapat perlakuan istimewa begitu....kami dirampok dengan senang hati...
pleuuuussssss....kami diajak ke ruangan dimana dia menyimpan sejumlah giok asli dan berfoto bersama dengannya. lalu kami dibawa ke ruangan lain tempat dia memberikan "harga istimewa" (ini dalam tanda kutip lhoooo). yang tadinya 300yuan jadi cuma 100yuan dapet 2...yessss.....strateginya berhasil, ibuk2 terperangkap ada yang sampai belanja 5500yuan....selamat....
saya saja menyesal, karena begitu saya keluar dari ruangan itu...wisatawan lain pun membeli dengan harga sama...intinya tidak ada perlakuan istimewa!
Setelah jade Outlet, kami diantar ke sebuah gedung tempat berkumpulnya pedagang kaki lima...disana kami membeli beberapa merchandise, pembatas buku, gantungan kunci, kipas...standar oleh2, sayangnya kamipun tidak bisa puas berbelanja karena waktu yang terbatas....
Setelah itu kami diantar ke hotel....besok pagi sekali kami harus sudah check out dan berangkat ke bandara...Go to Indonesia...
Day 4
Morning call pukul 04.00 pagi...mata masih berat...tidur kembali...
Pukul 04.30....mata masih berat...morning call dari ibu manajer bikin mata langsung melek dan lari terbirit birit ke kamar mandi, cuci tangan cuci kaki gosok gigi...cuci muka...bedakan dikit,, keluar kamar mandi sambil kedinginan, rupanya ac kamar saya disetel kelewat dingin...bangunin temen sekamar, tunggu sebentar, tarik koper ngacir ke lift!!!!
Biasanya laundry bag di hotel gratis kan ya, saya ambil satu dan teman saya juga ambil satu untuk bawa pakaian kotor, ternyata disana bayar 10yuan...huahahahahaha....
perjalanan pagi ke bandara lancar, macet macet dikit ga masalahlah ya....sampai di bandara kami langsung cek in, imigrasi selesai...tunggu depan boarding gate....siap meluncur kembali ke indonesia....
kalau sekarang kami diminta untuk mengisi quote...apa kesan anda tentang Beijing?...Beijing itu indah, tata kotanya luar biasa, masyarakatnya patuh pada peraturan, menghargai budayanya...lihat tembok besar china tidak ada sedikitpun coretan, lihat tembok-temboknya di perkotaan tidak ada coretan orang-orang iseng.
ingin kembali ke Beijing? tidak...kenapa? tidak ada yang menunggu saya disini.



